Thursday, August 16, 2007

..it's your choice!

Tanggal 14-15 Agustus kemarin di wilayah perusahaan tempat saya bekerja diadakan acara Mapping Competency kebetulan cabang perusahaan tempat saya bernaung Palangka Raya diberi kehormatan sebagai tuan rumah. Singkatnya acara tersebut bertujuan untuk memetakan kembali pegawai penerimaan pusat (dirrect shopping) eks On Job Training (OJT) dari angkatan 2003 s/d 2005 sesuai dengan kompetensinya masing2. Inti acaranya yaitu diadakan Talent Management dimana hasilnya nanti akan memperlihatkan talent masing2 pegawai yang dikelompokkan menjadi 4 bagian antara lain :
Kelompok A (
fast track) berisi pegawai yg memiliki high potential & high performent (hi-po & hi-per), pegawai yg berada di kelompok ini dijanjikan jenjang karirnya akan naik lebih cepat.

Kelompok B1 berisi pegawai
hi-per & lo-po.

Kelompok B2 berisi pegawai
hi-po & lo-per.

Sedangkan kelompok terakhir C berisi pegawai yg semua kategorinya “lo” tidak menutup kemungkinan lo-fat or lo-calcium jg hehe..

Tapi yg menjadi dilema sebagian besar peserta adalah bila ternyata masuk kategori fast track dgn kata lain hasilnya bagus maka kemungkinan besar mereka akan ditempatkan di wilayah yg “sakit” yg nama daerahnya saja belum tentu tercantum di peta Indonesia walau dengan kompensasi naik peringkat setiap 1,5-2th (ukuran reguler baru bisa naik per 3th) sepertinya masih banyak yg belum kuat mental untuk menjalaninya. Tapi mungkin ada jg sebagian yg tertarik mencari pengalaman baru terutama para single fighter yg menyukai tantangan. Apalagi gosipnya itu hanya sekedar batu loncatan saja sebagai suatu persiapan untuk kemudian ditarik ke pusat menjadi calon2 leader masa depan perusahaan ini.

Kompensasi kedua jauh lebih menarik yaitu dijanjikan akan langsung diberikan beasiswa S2 diluar negeri, tanpa harus menunggu 5 tahun minimal masa kerja dahulu sesuai dgn peraturan yg ditetapkan. Kompensasi kedua ini cukup mampu mememotivasi kembali semangat sebagian peserta Talent Management untuk lebih serius mengikuti acara ini. Sebagian lainnya menaruh harapan akan ditaruh dibidang lain yg lebih sesuai dgn minatnya. Saya pribadi memiliki motivasi sendiri dalam mengikuti acara ini, sederhana saja saya menaruh harapan besar bahwa saya akan ditempatkan di satu wilayah yg sama dgn suami saya, yah semoga saja..

Talent Management ini sepenuhnya diserahkan kepada pihak ketiga dari suatu perusahaan penyelenggara psikotes yg sudah cukup ternama, satu tim beranggotakan 6 orang, sedang manajemen SDM wilayah yg diwakili 2 orang hanya bertindak sebagai pengawas. Acara selama 2 hari tersebut berjalan cukup padat yg terdiri dari beberapa bagian antara lain psikotes, diskusi kelompok, bussiness games, dan terakhir wawancara. Untuk psikotes sendiri yg paling banyak memakan waktu karena terdiri dari beberapa tahapan dan peserta cukup dibuat pusing menjawab banyak soal baik pilihan maupun essay.

Wawancaranya sendiri berjalan cukup santai kurang lebih 1 jam dan pertanyaan yg diajukan sepenuhnya sesuai dengan jawaban soal tertulis yg telah diberikan isinya sebagian besar mengenai lingkup pekerjaan sehari-hari saja. Ada yg menggunakan kesempatan ini sebagai ajang curhat dan menggeluarkan uneg2nya, walau jawaban instrukur yg diterima ujung2nya hanya bilang “..it’s your choice!” kalau ga sesuai harapan dan menyerah ya keluar saja toh.. gitu aja kok repot.

Kembali lagi ke pengelompokan talent di atas ga sedikit yg berharap masuk dalam kelompok middle saja (B1 dan B2) karena berdasar pengalaman sebelumnya kebanyakan dari mereka yg dikelompok ini malah dipindah ke Jawa, wilayah favorit sebagian dari pegawai eks OJT selain kampung halaman tentu saja. Jawa memang masih menjadi dream land khususnya bagi teman2 yg sekarang berada di wilayah Indonesia Timur. Bila saja pembangunan merata ke seluruh Indonesia mungkin tak akan ada lagi keluhan2 yg terlontar dari mulut mereka walau ditempatkan di Merauke sekalipun. Sayang kenyataannya setelah hampir menjelang 62 tahun Indonesia merdeka masih banyak yg belum bisa menikmati indahnya kemerdekaan hiks..

14 comments:

Vie said...

Kompensasi yg kedua itu memang menarik, siapa tau dpt beasiswa ke Toronto sini.

benhardleroy said...

wah...mama rafi trus ntar kemana? ke jawa atau keluar atau kemana mom...

Gapapa yg penting bisa tetepkontak dg aku ya hehe

Novee said...

lho... emang nya Mama Rafi masih di jajah sampe sekarang kah...?

Mama Rafi said...

@vie: yah siapa tau ada jodoh bisa ke toronto walo sekedar jalan2 kalo ada yg mau biayain :D
@mama ben: semoga pindah deket suami aja mba amin.
@novee: loh emang ada yg msh dijajah? ga kok cm ada sebagian besar tmn2 kita yg msh blm bs menikmati indahnya kemerdekaan yah disekitar kita pun byk ga usah liat yg jauh2.

pyuriko said...

Waaahhh.... deg-degan nih.

Apapun pilihannya, semoga menjadi yang terbaik yaa mama

JALOE said...

sy cuman bisa ngedoain, moga hasilnya sesuai dgn apa yg di inginkan mama rafi.. :D

putri_angga said...

jangan ke toronto ke edensor aja!!! edensor....

NiLA Obsidian said...

wahhh top bgt ya kompensasinya...jdnya mama rafi dpt yg mana neh?
...

CempLuk said...

wah jadi panitia y plus peserta y..sukses acaranya..

endang said...

mudah2an yg diharapkan bisa tercapai, kumpul suami...

mitora in life said...

hmm... senengnya kalo ngeliat mereka2 yang bisa punya happy family... hiks, jadi pengen... :)

Dhona said...

Aku juga ikut mendoakan semoga dapat sewilayah dengan papanya Rafi.

Emang benar ya udah 62 tahun merdeka tapi masih banyak yang belum merasakan indahnya kemerdekaan itu.

anugerah perdana said...

ini bisa jadi inspirasi buat bisnisku. trims ya mama

Mama Rafi said...

@anugerah perdana:
sama2.. emang bisnis apa mas? mg sukses ajah.